Hutan Mangrove Demak (Instagram @saiffuul)
Hutan Mangrove Demak (Instagram @saiffuul)

WisataJateng.ID – Demak, kota yang terkenal dengan Tugu Belimbing-nya ternyata menyimpan begitu banyak tempat wisata, dari wisata religi, modern, sejarah sampai wisata alam.

Salah satu obyek wisata yang akan saya ulas kali ini yaitu Pantai Morosari dan Hutan Mangrove Demak. Keindahannya bisa kamu jadikan destinasi wisata yang pas untuk mengisi waktu libur panjang kamu.

Wisata Pantai Morosari dan Hutan Mangrove Demak ini tergolong komplit, karena kamu bisa berwisata alam, wisata bahari sekaligus wisata religi.

Lokasi Pantai Morosari dan Hutan Mangrove Demak

Pantai Morosari beralamat di Desa Bedono, Kecamatan Sayung, Kabupaten Demak, Jawa Tengah. Pantai ini memiliki panorama alam yang menakjubkan, dan akses menuju lokasi ini cukup mudah karena jalan sudah dirabat beton.

Demak berasal dari bahasa arab yaitu “Dhima” yang berarti rawa. Hal ini mengacu pada karakteristik tanah di Demak yang merupakan bekas rawa atau tanah lumpur. Karena itu jalan raya di Demak dibangun dengan menggunakan beton, supaya tidak mudah rusak.

Jika kamu berniat mengunjungi Pantai Morosari dan Hutan Mangrove Demak ini, kamu bisa mengambil arah ke jembatan Sayung terlebih dahulu, dari sini kamu belok kiri dan lanjutkan perjalanan kira – kira 4 km untuk sampai di lokasi tempat wisata.

Sangat mudah bukan? Atau jika kamu masih bingung, gunakan saja aplikasi google maps di HP kamu ya.

Daya Tarik Pantai Morosari dan Hutan Mangrove Demak

Pantai Morosari (Instagram @iqbal_lnz)
Pantai Morosari (Instagram @iqbal_lnz)

Pantai yang cukup terkenal di Demak ini banyak dikunjungi wisatawan pada musim liburan. Banyak fasilitas yang bisa kamu gunakan di Pantai Morosari ini.

Selain wisata pantai di sini kamu juga bisa berwisata Mangrove dan wisata religi dalam satu tempat. Di Pantai Morosari sendiri kamu bisa menikmati fasilitas yang ada seperti: area parkir yang luas, rumah makan apung, mushola, permainan olahraga air, dan kamar mandi.

Puas menikmati pantainya kamu bisa menjelajahi Hutan Mangrove. Hutan Mangrove di Morosari juga menawarkan pemandangan yang eksotis, ada spot foto yang menarik untuk menambah koleksi foto kamu.

Untuk mencapai ke sana kamu bisa naik perahu dengan membayar Rp. 15.000 / orang. Di sana sudah banyak orang yang menawarkan jasa ojek perahu, namun jika kamu sendirian kamu harus sabar menunggu ya sob, karena perahu baru akan diberangkatkan ketika sudah ada 6 orang penumpang.

Untuk menuju hutan Mangrove dibutuhkan waktu sekitar 30 menit, cukup lama memang tetapi di perjalanan kamu akan disuguhi pemandangan hutan bakau dan aktifitas nelayan yang sedang mecari ikan.

Di hutan tersebut ada sebuah jembatan yang berfungsi sebagai jalan untuk menyusuri kawasan hutan.

Hutan Mangrove (instagram @pav_indra)
Hutan Mangrove Demak (instagram @pav_indra)

Tiba di Hutan Mangrove kamu akan disambut riuhnya suara burung laut dan satwa lain yang ada di Hutan Mangrove ini. Burung laut yang ada di sini diantaranya burung blekok dan burung kuntul.

Puas menjelajahi Pantai dan Hutan Mangrovenya, buat kamu yang muslim juga bisa sekalian wisata Religi lho, karena di lokasi ini juga ada makam keramat yaitu: Makam Syekh Abdullah Mudzakir.

Beliau adalah salah satu penyebar agama islam di Demak. Memang tidak satu lokasi dengan Pantai Morosari, namun ketika kamu menuju Pantai Morosari kamu akan melewati makam ini, karena makam Syekh Abdullah Mudzakir berada di tengah laut.

Di makam Syekh Abdullah Mudzakir ini terdapat desa yang tenggelam, banyak bekas rumah – rumah warga yang tenggelam karena rob air laut. Saat di sini, kita harus mematuhi semua peraturan yang ada dan jangan dilanggar ya teman.

Kamu juga bisa menikmati pantainya di atas restoran terapung, menikmati makanan di tengah – tengah pantai sembari merasakan udara yang begitu menyegarkan. Sungguh pengalaman yang tidak akan terlupakan. Jangan lupa untuk mengabadikanya di lensa kamera kamu ya.

Harga Tiket Masuk Pantai Morosari dan Hutan Mangrove Demak

Untuk bisa menikmati indahnya pantai Morosari dan Hutan Mangrove kamu dibebankan biaya tiket. Kamu harus merogoh kocek sebesar Rp. 5.000 saja. Namun, untuk bisa menikmati wahana yang ada kamu harus membayarnya lagi. Karena pengelola juga menyediakan wahana lain seperti: Perahu Kayak Double, Dragon Boat, dan Jetski.

Puas menjelajahi semuanya, saatnya kita menikmati kulinernya. Di Pantai Morosari juga ada restoran apung yang meyediakan olahan – olahan laut.

Dan untuk oleh – olehnya kamu bisa membeli makanan khas Demak seperti: Brayo, Kue Rangin, Krupuk Cetak, Kerupuk Udang Tambak, Belimbing Demak, Jambu Demak, dan masih banyak lagi.

Cocok buat keluarga di rumah, dan oleh – oleh yang yang takkan pernah habis meski dimakan oleh waktu adalah kenangan manis di Pantai Morosari ini.

Jadi, kapan kamu mau berkunjung ke Pantai Morosari? Jika kamu ada waktu luang atau sedang libur panjang, sempatkanlah untuk mampir ke sini ya!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here