Foto Jembatan Pelangi Rembang Purbalingga
Foto Jembatan Pelangi Rembang Purbalingga. Foto oleh @ellafalenia.

WisataJateng.ID – Mendengar kata pelangi pasti pikiran kita mengacu pada indahnya pelangi yang hadir setelah hujan turun, di atas langit sana. Ups!!! Tapi ini beda, pelangi di sini adalah sebuah destinasi wisata alam di Desa kelahiran Panglima Besar Jenderal Soedirman.

Awalnya jembatan ini hanya digunakan untuk menyebrang, namun dengan hasil kreativitas pemuda setempat berhasil mengubahnya mejadi sebuah destinasi wisata yang wajib kamu kunjungi saat kamu berada di Purbalingga.

Lokasi Jembatan Pelangi Rembang Purbalingga

Lokasinya di atas sungai Gintung, Dusun Sumingkir, Desa Bantarbarang, Kecamatan Rembang, Kabupaten Purbalingga, Jawa Tengah. Berjarak kurang lebih seratus meter dari Monumen Jenderal Soedirman ke arah timur.

Kecamatan Rembang berbatasan langsung dengan dua kabupaten yaitu di sebelah utara dengan Kabupaten Pekalongan, dan di sebelah timur dengan Kabupaten Banjarnegara.

Kamu bisa arahkan kendaraan kamu ke arah desa Bantarbarang dan nanti akan ada petunjuk-petunjuk jalan untuk menuju Jembatan Pelangi. Jika masih bingung, cukup gunakan aplikasi Google Maps di HP kamu.

Kondisi dan Sejarah Jembatan Pelangi Rembang

Foto Terbaru Jembatan Pelangi Rembang
Foto Terbaru Jembatan Pelangi Rembang. Foto oleh @pasyameilia26.

Jembatan ini dibangun pada tahun 1977 oleh Gubernur Jawa Tengah, Bapak Soepardjo Rustam. Panjang Jembatan sekitar 60 meter dan lebar 2,5 meter dengan kedua sisi jembatan dikelilingi oleh rangkaian pagar besi. Dari sini kita bisa melihat indahnya Jembatan Soepardjo Rustam baru yang membelah Sungai Gintung.

Dusun Sumingkir dulunya dijadikan tempat persembunyian oleh Soepardjo Rustam dari orang-orang Belanda. Setelah merdeka ia pun memberikannya kepada warga Sumingkir sebagai hadiah yang telah membantunya mengungsi pada masa penjajahan Belanda.

Warna – warni pelangi sendiri diambil karena adanya mitos di Dusun Sumingkir. Yaitu, dulunya sungai Kedung (bagian sungai yang dalam) di bawah jembatan digunakan sebagai tempat pemandian para bidadari – bidadari cantik.

Kehadiarannya ditandai dengan seringnya muncul pelangi di sekitar sungai. Oleh karena itu, pemuda setempat mengecat jembatan dengan warna-warni, seperti pelangi. Dengan harapan banyak bidadari – bidadari cantik yang datang dan berselfie di sini.

Keindahan Jembatan Pelangi Rembang

Foto Selfie Jembatan Pelangi Rembang
Foto Selfie Jembatan Pelangi Rembang. Foto oleh @hanifah.15

Jembatan dicat dengan warna-warni seperti pelangi, yang cocok sekali untuk kamu yang suka hunting foto. Di atas jembatan terdapat payung warna-warni dengan motif bunga-bunga yang digantung dan ditata secara berjejer.

Jembatan ini dikelilingi oleh bukit yang asri dan sejuk. Mulailah mengabadikan moment ini di lensa kamera kamu! Dan hiruplah udara yang begitu bersih dan sejuk!

Agar tetap terjaga keindahannya, pengelola jembatan mempunyai beberapa aturan yang harus dipatuhi, diantaranya: harus melepas alas kaki sebelum menginjak lokasi jembatan, tidak boleh mencorat-coret di area jembatan, dan jumlah wisatawan tidak boleh melebihi kapasitas jembatan.

Karena Jembatan sudah berumur kurang lebih 40 tahun, maka ditakutkan akan terjadi sesuatu yang tidak diinginkan jika kamu melanggarnya.

Buat kamu mancing mania, yang ingin merasakan strike di alam bebas, sungai Gintung bisa jadi alternatif pilihan yang tepat. Selain sungai yg masih asri, arus sungai Gintung juga tidak terlalu deras. Tetapi, yang namanya sungai tetaplah bukan tempat yang aman untuk bermain, jadi harus selalu berhati-hati!

Jika perut kamu sudah mulai keroncongan, jangan khawatir. Kita tidak akan kesulitan untuk mencari tempat makan dan minuman di sana. Karena lokasi jembatan yang tidak jauh dari pasar penduduk memudahkan kamu untuk mencarinya.

Meski terletak di kaki bukit, kuliner dari desa kelahiran sang Jenderal tidak kalah enak dengan makanan di resto-resto mahal.

Harge Tiket Masuk Jembatan Pelangi Rembang Purbalingga

Harge tiket di Jembatan Pelangi bisa dibilang gratis, karena pengunjung tidak dikenakan biaya. Namun kita boleh menyumbang secara sukarela untuk biaya pengembangan jembatan. Jembatan Pelangi biasanya buka dari pukul 07.00 – 18.00 WIB.

Bukan wisata kalau pulangnya tidak beli oleh-oleh. Di sekitar jembatan terdapat tempat – tempat yang menjual cendaramata kerajinan dari bambu. Kerajinan ini merupakan karya dari warga desa sekitarnya.

Jadi, jika kamu mampir ke Purbalingga dan ingin berwisata yang murah – meriah datang saja ke jembatan Pelangi di Rembang, Purbalingga!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here